Alfiyah Ibnu Malik, nadhom 1002 bait karya
Al-Imam Muhammad Jamaluddin bin Abdullah bin Malik ini tentunya tak asing di
telinga khalayak santri. Begitu indah syi'irnya, bagus susunannya, amat dalam
kandungannya bahkan tak sedikit filosofi dan nasehat yang tersembunyi dalam
bait-bait nahwu ini. Sehingga banyak kalangan ulama yang tergugah untuk
mensyarahi, menjelaskan serta menjabarkan matan nadhom ini, semisal Ibnu Aqil, Al-Asymuni, Al-Makudi dan masih
banyak lagi. Bahkan tidak sedikit pula kitab-kitab
hasyiyah (catatan pinggir) yang mengupas kitab-kitab syarah, semisal
Al-Khudlory, Al-Shoban dsb.
Ubah Background? Klick ini !
Senin, 10 Maret 2014
Jumat, 07 Maret 2014
Bocah SD Bantah Phytagoras!
Kisah ini adalah nostalgia saat dimana aku duduk
di bangku kelas 5 atau 6 SD. Aku beranggapan bahwa rumus phytagoras -rumus
mencari panjang sisi segitiga siku-siku- sangatlah menyusahkan pelajar, rumit
dan berbelit-belit. Maka tiap kali aku dapat tugas mengerjakan soal phytagoras,
aku meminta izin pada guru untuk memakai caraku sendiri, bukan phytagoras. Aku
menilai bahwa caraku ini lebih mudah, simple dan hebat daripada phytagoras asal
kita faham teori perbandingan.
Oke, segitiga siku-siku mempunyai 3 sisi. Simbol A untuk alas, B untuk sisi tegak dan C untuk sisi miring.
Langganan:
Komentar (Atom)

