Blogger Widgets Blog Edukasi: Kisah Wanita Super Cantik Zaman Bani Israil ini Sungguh Menakjubkan!

Ubah Background? Klick ini !

Silahkan Pilih Warna Latar Blog ini Sesuai Dengan kenyamanan Yang Anda Suka

Minggu, 23 Agustus 2015

Kisah Wanita Super Cantik Zaman Bani Israil ini Sungguh Menakjubkan!

Baru-baru ini, Indonesia telah digemparkan dengan berita pelacur kelas atas. Pelacur dengan inisial TB ini tak tanggung-tanggung memasang tarif service-nya. Sekali kencan, TB berani memasang tarif bisnis esek-esek tersebut dengan banderol Rp.200 juta!

Namun, ternyata kejadian seperti ini juga pernah terjadi di masa lampau. Tepatnya pada zaman Bani Israil. Dikisahkan, ada wanita pelacur cantik kelas elite yang memasang tarif 100 dinar emas untuk sekali kencan. Sedang per-dinarnya saat itu adalah senilai 4 gram emas murni. Maka jika dikalkulasi, tarif jasa esek-esek wanita ini mencapai sekitar Rp. 200 juta sekali service. Iya, Rp. 200 juta setara dengan pelacur yang berinisial TB.

Mendengar kabar sedemikian hebohnya, salah satu tokoh agama pada zaman itu pun mulai penasaran. Ia benar-benar merasa telah tertantang dengan wanita yang konon kecantikannya menandingi sepertiga kecantikan yang dimiliki oleh seluruh wanita di dunia ini.

Walhasil, Ia mulai bekerja keras demi mendapatkan uang yang tentunya tidak sedikit itu. Lambat laun, sampai akhirnya tokoh agama ini berhasil mengumpulkan uang senilai tarif pelacur tersebut, 100 dinar emas, berkat kerja kerasnya.

Kemudian si pria tokoh agama tersebut mendatangi si pelacur dan berkata, "kau telah membuatku terkagum, aku berusaha keras banting tulang sampai aku berhasil mengumpulkan uang 100 dinar demi memenuhi tarifmu".

"Baik, silahkan masuk...", ujar wanita cantik itu dengan posisi duduk santai di atas ranjang mewah yang terbuat dari emas. "Ayo silahkan..", lanjut dia sambil menebar senyum manis berorama rayuan.

Tanpa basa-basi, si pria ahli ibadah itu pun langsung menyambar wanita cantik tersebut sampai berposisi layaknya suami di atas tubuh istri. Namun secara spontan, tiba-tiba ia teringat posisinya di hadapan Allah, yang selalu mengawasi semua perbuatan hamba-hambaNya. Hal itu membuat ia seperti ditebas petir guntur yang spontan menyambar lubuk hatinya.

"Lepaskan aku, biarkan aku keluar! Ambil saja 100 dinar itu untukmu", ucap si pria dengan tubuh gemetar dicampur lagak kelabagan.

Wanita itu pun terheran, "apa yang terjadi padamu, tadi kau katakan kau terkagum denganku, sampai kau rela kerja keras demi mendapatkan uang sebanyak itu. Setelah kau dapatkan semua dan kau mampu menyewaku, malah justru saat ini kau lakukan hal yang semacam ini. Apa yang terjadi padamu?"

"Aku telah diingatkan oleh Allah, aku sadar posisiku di hadapanNya. Dia sedang murka padaku. Dan kau sekarang menjadi orang yang paling kubenci". 

Wanita itu pun tertegun sejenak. Kemudian ia berkata “Jika benar apa yang kau katakan itu, maka hanya kau yang harus menjadi suamiku!”

"Biarkan aku keluar!", gertak pria itu dengan nada yang mulai memaksa.

" Tidak,, sampai kau bersedia menikahiku", sahut si wanita tak mau kalah.

“iya, akan ku lakukan”, jawab si pria dengan cepat. Kemudian dengan bertutupan dua helai bajunya, akhirnya ia keluar dan pulang ke kampung halamannya.

Wanita itu mulai resah, kecewa dengan apa yang ia alami selama ini. Dia pun nekat pergi menyusul pria itu sampai ke kampung halamannya. Ia menanyakan nama dan rumahnya. Sampai akhirnya ia ditunjukkan letak rumah pria itu. Ternyata dia adalah pria yang dikenal dengan wibawa dan pribadi yang mulia.

Kemudian wanita itu pun berhasil berjumpa dengan pria yang selama ini ia cari-cari. Tapi apa yang terjadi. Saat si pria melihat wajah si wanita, ia sontak terkejut dan kaget bukan main. Sampai akhirnya ia mendadak mati dan terjatuh di tangan si wanita.

"Astaga.. sekarang aku benar-benar terlambat", kata wanita itu dengan tertunduk amat kecewa.
"Apa dia punya saudara?", lanjut dia.

"Iya, dia punya adik yang hidup miskin", jawab orang-orang di sekitarnya.

"Aku akan menikah dengannya sebagai bukti cintaku pada kakaknya", tegas si wanita itu dengan hati yang mantap.

Kemudian dia pun akhirnya menikah dengan adik dari pria yang ia dambakan. Walhasil, dengan keberkahan kakak dari suami wanita ini, Allah memberi mereka berdua karunia berupa tujuh anak berpangkat nabi. Subhanallah.

Sumber : kisah ini diterjemahkan oleh Azro Rizmy secara bebas dengan bahasa komunikatif dari kitab Irsyadul Ibad bab Zina, karangan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibary.

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah di atas adalah :

Pertama. Pangkat kenabian adalah pangkat tertinggi di sisi Allah. Pangkat tertinggi di atas pangkat para wali, syahid dan ulama. Adapun jumlah keseluruhan para nabi sejak zaman Nabi Adam As sampai Nabi Muhammad Saw dalam sebuah riwayat adalah 124.000 nabi.

Kedua. Si Pria ahli ibadah tersebut adalah waliyullah (kekasih Allah). Atas kehendak-Nya, ia dijaga (mahfudz) dari perbuatan dosa besar.

Ketiga. Keberkahan waliyullah itu menyebar ke saudara dan keluarganya. Dalam kisah di atas, keberkahan si pria tersebut menyebar ke adiknya, si wanita, keluarga dan anak-anak mereka. Dan keberkahan inilah yang menjadi alasan mengapa wanita itu memilih untuk menikahi adik dari pria ahli ibadah tersebut.

Keempat. Kita harus membenci perbuatan maksiat, tapi bukan membenci pelakunya atau bahkan meremehkannya. Sebab Allah akan memberikan hidayah-Nya kepada hamba yang Dia kehendaki. Dan menyesatkan hamba yang Dia kehendaki pula.

Kelima. Pelaku dosa besar yang menyesali perbuatannya dan bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benar taubat nasuha, maka Allah akan mengampuni semua dosa-dosanya. Bahkan jika Allah menghendaki, Allah akan menjadikan hamba itu sebagai kekasih-Nya. Seperti kisah hidup si wanita dalam cerita di atas.

Keenam. “Sepasang macan akan melahirkan macan pula”. Seorang adik yang mendapatkan keberkahan dari sang kakak, kemungkinan besar ia juga menjadi seorang wali berkat keberkahan kakaknya. Ia menikah dengan wanita yang telah bertaubat nasuha yang kemungkinan besar juga seorang wali. Maka tak heran, jika sepasang suami dan istri yang sama-sama kekasih Allah akan melahirkan tujuh anak yang juga kekasih Allah, bahkan berpangkat nabi. Sebab, sepasang macan akan melahirkan macan pula.

Ketujuh. Jangan sekali-kali kita meremehkan perbuatan maksiat, sekecil apapun itu. Karena kematian seseorang datang tanpa bisa ditebak kapan pastinya. Dan sangat ditakutkan, kematian datang saat ia sedang bermaksiat yang menjadikan akhir hayatnya su’ul khotimah. Naudzubillahi min dzalik. Semoga kita semua mati dalam keadaan husnul khotimah, mati membawa iman. Aamien ya Rabbal alamin.

Kedelapan. Lihatlah bagaimana pria ahli ibadah tersebut secara spontan mengurungkan dan meninggalkan perbuatan zina. Ketahuilah, Itu merupakan salah satu buah dari keyakinannya dalam ber-muraqabah. Yakni, keadaan dimana kita merasa selalu diawasi oleh Allah Swt. Allah Swt selalu mengawasi kita. Mengawasi gerak kaki, tangan, mata, telinga, lisan bahkan gumam hati. So, jika kita sudah benar-benar bisa merasakan nikmatnya ber-muraqabah, jangankan berbuat dosa, melakukan hal mubah yang tak diniati ibadah pun kita akan merasa malu, malu kepada Allah yang selalu mengawasi semua gerak-gerik kita.

Sekian, semoga bermanfaat.

Azro Rizmy
Surabaya, 22 Agustus 2015
Comments
0 Comments