Bagi khalayak orang awam
layaknya kita ini, istilah taubat seakan hanya diperuntukkan khusus bagi pelaku
maksiat saja. Seolah hati kita bergumam "Ngapain taubat kalo kita aja
nggak ngelakuin maksiat". Hmm,, Ada benarnya memang, namun jika kita
renungi kembali kalimat tersebut, kita akan sadar betapa lancangnya kita kepada
Allah, betapa angkuhnya hati kita yang merasa jarang bermaksiat kepada Allah. kelancangan
inilah yang harus kita sudahi dengan bertaubat!
