Secara watak tabiatnya, seorang manusia biasa
tentu suka dipuji. Sebagian dari mereka mengharap pujian, sebagian lainnya
mementingkan bahkan memerlukannya. Kita sering dengar bahwa, orang bijak ialah
orang yang tidak menggubris celaan dan tak terlena dengan pujian. Ibarat,
pemain sepak bola mestinya fokus dengan permainannya, tidak menggubris teriakan
supporter, apapun macamnya, pujian atau makian.
Oke, sepakat. Tapi ingat, tidak terlena
dengan pujian bukan berarti manusia sama sekali tidak memerlukan pujian. Tidak!
Justru manusia biasa layaknya kita perlu sedikit bahkan banyak pujian yang
dapat membangkitkan semangat dan melejitkan skill untuk terus berkarya. So,
bagi saya, pujian bisa sejoli dengan arti sedekah pada seseorang. Sedekah
motivasi yang bisa mendorongnya terus mengembangkan bakat. Lha pertanyaannya,
kapan terakhir kita memuji orang lain?
