Baca dan angan-angan dengan hati!
Bismillahirrahmanirrahim
Bismillahirrahmanirrahim
Taubat sangat wajib bagi seorang mukmin. Seperti
yang tertera dalam Al-Qur'an Surat An-Nur : 31 dan At-Tahrim : 8.
Taubat dianggap sah atau diterima apabila memenuhi 4 syarat berikut :
1. Penyesalan dari dalam hati
2. Tinggalkan maksiat seketika
3. Bertekat tak kan mengulangi maksiat yang sama
4. Malu dan takut kepada Allah, tidak pada selainNya
Jika 4 syarat tersebut tidak terpenuhi maka taubatnya tidak sah.
Adapun orang yang mengucapkan istighfar (astaghfirullah) namun hatinya masih condong pada kemaksiatan maka istighfar tersebut perlu istighfar dan dosa kecilnya disetarakan dengan dosa besar. Tasbih yang ada di tangannya yang ia sangka ia beristighfar dari dosanya maka hal itu dianggap –ia telah- meremehkan dan mengentengkan.
Diriwayatkan dari Sayyidina Ali r.a bahwa beliau melihat seorang yang selesai dari sholatnya mengucapkan dengan cepat "Allahumma inni astaghfiruka wa atubu ilaik" (Ya Allah sesungguhnya aku meminta ampunan kepadaMu dan aku bertobat kepadaMu). Kemudian Sayyidina Ali r.a berkata pada orang itu "hai orang ini, sesungguhnya cepatnya lisan dengan bacaan istighfar adalah taubatnya para pendusta, dan taubatmu butuh taubat!"
Diriwayatkan pula dari Hasan Al-Bashry bahwa beliau berkata "istighfar kita butuh istighfar"
Taubat dianggap sah atau diterima apabila memenuhi 4 syarat berikut :
1. Penyesalan dari dalam hati
2. Tinggalkan maksiat seketika
3. Bertekat tak kan mengulangi maksiat yang sama
4. Malu dan takut kepada Allah, tidak pada selainNya
Jika 4 syarat tersebut tidak terpenuhi maka taubatnya tidak sah.
Adapun orang yang mengucapkan istighfar (astaghfirullah) namun hatinya masih condong pada kemaksiatan maka istighfar tersebut perlu istighfar dan dosa kecilnya disetarakan dengan dosa besar. Tasbih yang ada di tangannya yang ia sangka ia beristighfar dari dosanya maka hal itu dianggap –ia telah- meremehkan dan mengentengkan.
Diriwayatkan dari Sayyidina Ali r.a bahwa beliau melihat seorang yang selesai dari sholatnya mengucapkan dengan cepat "Allahumma inni astaghfiruka wa atubu ilaik" (Ya Allah sesungguhnya aku meminta ampunan kepadaMu dan aku bertobat kepadaMu). Kemudian Sayyidina Ali r.a berkata pada orang itu "hai orang ini, sesungguhnya cepatnya lisan dengan bacaan istighfar adalah taubatnya para pendusta, dan taubatmu butuh taubat!"
Diriwayatkan pula dari Hasan Al-Bashry bahwa beliau berkata "istighfar kita butuh istighfar"
Semoga Allah mengkaruniakan ampunanNya
kepada kita. Aamien.
Sumber : Al-Tadzkirah Li Al-Imam Al-Cordoby
Almukalla, 18 November 2013
Almukalla, 18 November 2013
